BTemplates.com

Selamat Datang Di Website Majelis Al-Badar, Komunitas Online Para Pecinta Rasulullah...

Jumat, 08 Desember 2017

Shalawat Adalah Jalan Menuju Surga

ﻭﻗﺎﻝ ﷺ؛ "ﻣَﻦْ ﻧَﺴِﻲَ ﺍﻟﺼَّﻼَﺓَ ﻋَﻠَﻲَّ ﻓَﻘَﺪْ ﺃَﺧْﻄَﺄَ ﻃَﺮِﻳﻖَ ﺍﻟﺠَﻨَّﺔِ". أراد النبي ﷺ باالنسيان الترك عمدا. فإذا كان التارك يخطئ طريق الجنّة كان المصلى عليه سالكا إلى الجنّة ققد روي عن أبى هريرة أنه قال: "الصّلاة على النّبى ﷺ هي الطّريق إلى الجنّة"، كذا ذكر السملاوى

تنقيح القول بشرح لُباب الحديث للشيخ محمد بن عمر النووى البنتنى الجاوى، الباب الرابع: فى فضيلة الصلوة على النبى ﷺ

Nabi ﷺ bersabda: "Barang siapa lupa bershalawat kepadaku, maka ia benar-benar telah menyimpang (tersesat) jalan menuju surga". Yang di maksud Nabi dalam hadits ini yaitu lupa dengan sengaja (baik itu memang tak mau bershalawat atau memang alergi atau benci terhadap shalawat), maka jika orang yang meninggalkan shalawat (dengan sengaja) tersesat jalan menuju surga, dan orang yang ahli bershalawat dengan lancarnya jalan menuju surga, maka sungguh hal ini telah teriwayatkan daripada Abu Hurairah, ia berkata: "Shalawat kepada Nabi ﷺ adalah jalan menuju surga", demikian keterangan yang di tuturkan Imam as-Samlawi.

[Kitab Tanqihul qaul bisyarah lubabil hadits, Karya: Syeikh Muhammad bin Umar an-Nawawi al-Bantani al-Jawi, Babur rabi' fi fadhilatis shalati 'alan nabi ﷺ]

Hadits tersebut merupakan ancaman bagi orang-orang yang meninggalkan shalawat, tak mau bershalawat dengan sengaja, alergi terhadap shalawat, bahkan menjadi pembenci shalawat, sehingga mereka dengan semangat hawa nafsunya mengeluarkan fatwa-fatwa bahwa maulid, shalawat, puji-pujian atas nabi ﷺ (madah, qashidah nabawiyah) adalah haram, bid'ah (tak pernah di ajarkan nabi), dan semua bid'ah itu sesat dan masuk neraka dengan memutar balikkan fakta kebenaran dengan memanipulasi dalil. Na'udzu billah min dzalik...

Orang-orang seperti itulah yang terancam tersesat jalan menuju surga, walaupun mereka ahli ibadah, shalat, puasa, haji, berilmu (pinter ngaji), aktifis dakwah, di akhirat kelak harapan mereka berjalan menuju surga, justru mereka malah berjalan dengan lancar dan cepatnya tertarik magnet neraka.

Begitu pula sebaliknya orang-orang yang gemar bershalawat, para pecinta dan pembela Rasulullah ﷺ di akhirat kelak mereka berjalan dengan lancar dan cepatnya tertarik magnet keagungan syafa'at Nabi ﷺ menuju surga.

Wahai saudara-saudariku dan anak-anakku, jadilah kalian para pecinta Rasulullah ﷺ dan tanamkan dan buktikan cinta kepada beliau ﷺ dengan hati, ucapan, perbuatan, mengorbankan harta, jiwa raga, bahkan beresiko nyawa sekalipun, dengan banyak bershalawat, menyampaikan syari'atnya nabi ﷺ melalui hadits-hadits (sunnah-sunnah) walaupun itu pahit (beresiko), dan jadilah kalian para pemberani sebagai laskar-laskar pembela syari'atnya nabi Muhammad ﷺ.

Dan jangan biarkan hari-hari kita kosong dari bershalawat kepada nabi Muhammad ﷺ apapun redaksinya, baik itu shalawat ibrahimiyah, ummiyah, nariyah, munjiyah, thibbul qulub, badawiyah, ataupun redaksi lainnya, bahkan shalawat qashr (shalawat pendek) sekalipun.

Shalawat Qashr (Shalawat Khidhir)

صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّد

Shallallah 'Ala Muhammad

Shalawat Qashr ini ada juga yang menyebut dengan sebutan "Shalawat Khidhir" karena redaksi shalawat ini di riwayatkan dari nabi Khidhir yang meriwayatkan daripada Nabi ﷺ.

Saya H. Muhammad Husni Al-Qurtubi mengijazahkan shalawat ini pada kalian semua dengan sanad yang muttashil (bersambung) sampai kepada nabi Muhammad ﷺ melalui jalur guru mulia kita Al-Marhum wal Maghfurlah Al-Habib Mundzir bin Fuad bin Abdurrahman Al-Musawa.

Semoga keberkahan selalu menyertai hari-hari kita...

Demikian Hadits Yang Terbaca Pada Kajian 'Majelis Rutinan Ratib Al-Haddad' Pada Ahad 03 Desember 2017 dalam Event Maulid Nabi Muhammad ﷺ di "Majelis Al-Badar" Ds. Bareng Krajan Rt 04 Rw 02 - Krian - Sidoarjo.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Maaf, jika anda berkomentar tolong sertakan nama dan alamat apabila anda pakai "anonymous" (tanpa identitas), terima kasih...